Jumat, 17 Agustus 2012

membaca dan surat dinas


C. MEMBACA
Membaca Naskah Berita
     Berita merupakan bagian dari sarana penyerbaran informasi tentang kejadian yang masih hangat.
Beberapa hal yang dapat di jadikan pertimbangan kita sebelum membacakan naskah berita adalh sebagi berikut :
1.       Membaca dan memahami terlebih dahulu naskah berita yang akan di baca.
2.       Memberikan tanda penggalan (/) sesuai dengan makna berita dan sebagai temapat pengambilan napas.
3.       Memberikan garis bawah pada kata / kalimat yang mendapt tekanan khusus.
4.       Membacakan berita dengan baik.
Setelah menguasai naskah berita yang akan dibacakan , seanjutnya kita dapat emebacakan berita tersebut sengan emeperhatikan hal – hal sebagai berikut :
1.       Menggunakn lafal / ucapan sesuai dengan bunyi bahasa yang tepat.
2.       Memperhatikan artikulasi tiap – tiap fonem secara jelas.
3.       Menggunakan intonasi yang baik sesuai dengan maksud berita.
4.       Memperhatikan setiap tanda baca yang ada dal naskah berita .
Beberapa hal di atas merupakan panduan ynag biasa di gunakan pembac radio. Adapun untuk pembaca berita di televisi , selain hal – hal yang tersebut di atas , kita juga harus memperhatiakn hal – hal berikut ini :
1.       Berpenampilan wajar , rapi , dan bersih.
2.       Bersikap tenang, tidak gugup, penuh ras percay diri.
3.       Menghindari gerakan tangan , kapala, / anggota tubuh lainnya secara berlebihan.
4.       Pandangan mata tidak terpaku pada naskah yang sedang di baca , sesekali di tujukan ke arah penyimak berita.


D. MENULIS
MENULIS SURAT DAGANG DAN SURAT KUASA
               Di era komunikasi serba mudah ini, keberadaan surat sebagai sarana komunikasi masih di manfaatkan terutama untuk kepentingan dinas dan niaga . Sedangkan untuk kepentingan pribadi surat telah tergantikan oleh telefon genggam yang tumbuh subur bak jamur di musim hujan.
               Berdasarkan atau pengirimnya , surat di bedakan menjadi 3 , yaitu :
1.       Surat  Pribadi , yaitu surat yang di buat oleh seseorang dan dikirimkan oleh oranng lain , suatu instansi / perusahaan.
2.       Surat Dinas , yaitu surat yang di buat oleh instansi dan di kirimkan kepada seseorang , instansi lain , atau perusahaan
3.       Surat Dagang / Surat Niaga , yaitu surat yang di buat oleh suatu perusahaan dan di kirimkan kepada seseorang , suatu instansi , / perusahaan lain.

SURAT DAGANG / SURAT NIAGA
     Surat dagang adalah surat yang di keluarkan oleh suatu badan / perusahaan yang di gunakan untuk kegiatan niaga / eprdagangan , baik yang emnyangkut jual beli barang / jasa untuk kelancaran proses perniagaan.
Apabila di klasifikasikan , surat niaga terdiri atas beberapa macam , di antaranya adalah :
*      Surat penawaran .                                      
*      Surat perkenalan .
*      Surat permintaan daftar harga.
*      Surat pesanan.
*      Faktur dan rekening
*      Surat pengantar barang dan daftar perincian barang.
*      Surat keluhan/ pengaduan.
*      Surat tuntutan dan penyelesaian.
*      Surat gugat.
*      Surat permohonan pembelian c\secara kredit dan tagihannaya.
Contoh surat niaga ;
a.       Surat penawaran
Surat penawaran di sebut juga surat jual.
Berikut ini adalah cara menyusun surat penawaran yang baik dan efektif.
1.       Mempergunakan gaya bahasa yang menarik , agar menimbulkan  minat pada calon pembeli / pengguna barang tersebut.
2.       Merinci barang yang di tawarkan untuk  menghindari keraguan calon pembeli.
3.       Merekomendasikan bahwa barang tersebut bermutu tinggi dan merupakan keharusan untukmemilikinya.
4.       Menjamin ketentuan harga , cara pengiriman , dan penyerahan barang .
5.       Memberikan potongan harga yang menerik dengan syarat pembayaran yang mudah dan ringan .
6.       Mencatumkan sifat penawaran antara lain ( penawaran bebas, penawaran terikat, / penawaran berjangka .)
7.       Menyebutkan apakah harga barang itu sudah termasuk pajak PPn dan MPO
CONTOH :
PT BINA ELEKTRONIKA
Jalan gajah mada 107
Jakarta
No. 0011/BE-I/2010
Yth. Tuan hassanuddin
Pemilik toko sari murni
Jln. Anggrek bulan no. 72
Semarang

Hal: penawaran alat – alat elektonika
   Dengan hormat
      Memenuhi surat permintaan Bapak No. 099/SM-I/2010 tanggal 6 Januari 2010 mengenai alat – alat elektronika , dengan ini perkenalkanlah kami mengejukan penawaran secara tidak terikat sebagai berikut:
A.      Jenis barang       : Setrika listrik
Merk                    : INDOJAYA
Voltage                : 220/75 watt
Buatan                 : Jerman 2000
Harga pasti          : Rp 85.000.00( delapan puluh lima ribu rupiah )/ buah
B.      Jenis barang        : Lemari es
Merk                     : INDOJAYA
Voltage                 : 220/250 watt
Buatan                  : Jerman 2000
Harga pasti           : Rp1.375.000,00 (satu juta tiga ratus tujuh puluh lima ribu rupiah )/ buah
C.      Jenis barang         : kipas angin automatis
Merk                      : Nasional/2000
Buatan                   :  indonesia
Harga pasti            ; Rp75.000,00(tujuh puluh lima ribu ruoiah)/ buah
D.      Jenis barang          : kompor listrik
Merk                       : Bunga Matahari
Buatan                    : jepang/ 2000
Harga pasti            : Rp 235.000,00 (tiga ratus dua puluh lima ribu rupiah)/buah.
Keterangan :
1.       Harga tersebut di atas sudah termasuk PPn dan MPO
2.       Pembayaran
a.       50% dibayar pada waktu pesan.
b.      25% dibayar pada waktu dikirim.
c.       25% dibayar satelah barang diterima dengan baik.
3.       Pengiriman 2 (dua) minggu pembayaran pertama
   
Demikian surat penawaran ini kami ajuakan , semoga dapat berkenan di hati. Atas perhatian bapak kami ucapkan terima kasih.




                                                                                                                              Hormat kami,
                                                                                                                                       PT BINA ELEKTRONIKA

     
                                           
                                                                                                                                                                            D.Junaidi
                                                                                                                                                         Direktur Utama




b.      Surat perjanjian jual beli
Surat perjanjian jual beli adalah surat yang di buat oleh pihak penjual dan pehak pembeli, yang kesepakatannya dinyatakan secara tertulis.





Surat Perjanjian Jual Beli
      Yang bertyanda di bawah ini ,Drs .Rahmad Idris . direktur PT KERTA NIAGA, alamat Jalan Hayam Wuruk Nomor 987 Jakarta, bertindak atas mana PT KERTA NIAGA yang selanjutnya di sebut pihak pertama , dan H. Malik Akhmadi,Direktur PT SUMBER AGUNG , alamat Jalan Melawi I nomor 2230,kebayoran baru Jakarta , berindak atas nama  PT SUMBER AGUNG , yang selanjutnya di sebut pihak kedua .
               Kedua belah pihak telah sepakat untuk  mengadakan perjanjian jual beli , yang di atue sebagai berikut.
Pasal 1
          Phak pertama setuju menyediakan dan menjual kepada pihak kedua sepuluh buah dump truk merk Apolio tipe 450 CD, yang akan di impor dari jerman seharga  Rp 10.000.000,00 per buah, sehingga jumlah seluruhnya Rp 100.000.000,00.
Pasal 2
         Barang barang tersebut di atas akan di impor oleh pihak pertama dengan mempergunakan devisa lengkap melalui bank mandiri Jalan Thamrin Jakarta.
  Pasal 3
           Pihak kedua akan melakukan pembayaran kepada pihak pertama dengan ketentuan sebagai berikut.
a.       50% dari jumlah seluruh harga sebasar Rp 100. 000.000,00 dibayr pada waktu perjanjian ditandatangani.
b.       25% sisanya pada waktu pembukaan L/C
c.       25% sisanya lagi pada waktu penyerahan barang barang tersebut kepada pihak kedua.
Pasal 4
         Jika impor dengan DP ini tidal terlaksanakan , maka pihak pertama akan mengembalikan 50% uamng muka tersebut pada pasal 3  kepada pihak kedua  dngan tambahan sebesar 5% per bulan sebagi ganti rugi kepada pihak kedua.
Pasal 5
          Surat perjanjian ini diberlakukan sebagai kitansi dari uang muka penerimaan yang 5% dari jumlah seluruh harga yaitu Rp 50.000.000,00.
Pasal 6
         Jika dalam perjanjian ini timbul suatu persoalan , maka persoalan ini pada taraf pertama akan diselesaikan secaara kekeluargaan .Namun bila ternyata gagal , maka persoalan akan di selesaikan menurut hukum yang berlaku, dan kedua belah pihak memilih domisili di Jakarta Pusat.
Pasal 7
         Surat perjanjian ini dibuat di atas kertas segel Rp 6.000,00 ditandatangani dan dibuat rangkap dua. Masing – masing memegang satu buah denngan kekuatan hukum yang sama.

                                                                                                                               Jakarta, 22 Januari 2010
Pihak Pertama                                                                                                                pihak Kedua
Drs. Rahmad Idris                                                                                                          H. Malik Akhmadi


2. surat  Kuasa
            Surat kuasa adalah surat yanng di buat untuk memberikan  kekuasaan terhadap seseorang yang dapat di percaya supaya berindak mewakili orang yang dapat di percaya supaya bertindak mewakili orang yang memberi kuasa karena orang yang memberi kuasa tidak dapat melaksanakan sendiri.
    Syarat – syarat untuk membuat surat.
*      Surat kuasa untuk perorangan tidak perlu mencantumkan nomor surat kuasa.
*      Surat kuasa untuk mengambil gaki/honoraturium tidak perlu di bubuhi materai.
*      Surat kuasa untuk suatu instansi (kedinasan) ditulis diatas kertas segel / di bubuhi materai secukupnya.
*      Surat kuasa diberikan kepada seseorang yang sekiranya dapat dipercaya.
*      Orang yang memberi kuasa dan yang menerima kuasa harus sudah dewasa,sehat rohani, dan jasmani.
*      Surat kuasa perlu di cantumkan tempat dan tanggal suarat kuasa itu dibuat.
*      Surat kuasa di anggap sah apabila antara pemberi dan penerima surat kuasa telah menandatangani surat kuasa tersebut,

Contoh surat kuasa :

            Yang bertanda tangan dibawah ini;
             Nama             : Ny. Sunarto
             Pekerjaan     ; pegawai Direktorat Jendral Bea dan Cukai Jakarta
              Alamat          : Pisangan Baru Rt. 009 Rw, 02 No. 101 Jatinegara, Jakarta Timur.

              Dengan ini
              Memberi kuasa kepada ;
              Nama                : Abdul Kanan
              Pekerjaan       : Swasta
              Alamat            : Jl. Matraman Raya No. 11A, Jakarta Timur
              Untuk              : mengambil gaji saya bulan Juni 2011
                           Surat kuasa ini diberikan sehubungan saya sedang menjalankan dinas ke luar kota dan dibuat dengan sesungguhnya, semoga yanng berkepentingan maklum. Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.
                                                                                                                                                   Jakarta, 13 April 2010
Yang menerina kuasa,                                                                                                          Yang memberi kuasa,

         Abdul Kanan                                                                                                                             Ny. Sunarto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar